Oleh: beehani4 | 20 November 2011

rekening bersama

Apsaras bercerita bahwa teman-temannya yang baru menikah
atau yang akan menikah, ramai-ramai berencana membuka
rekening bersama, antara temannya itu dengan calon pasangannya.
Apsaras menanyakan kepada saya, apakah hal tersebut bermanfaat?
Karena saya selama puluhan tahun berumah tangga tidak pun
membuat rekening bersama dengan suami, maka saya tidak mengerti
tujuannya.
Saya anjurkan Apsaras bertanya saja ke teman-temannya itu, apa
tujuaannya membuka rekening bersama.
Bahkan saya bergurau, mungkin baik dan bermanfaat adanya, apabila
suaminya kaya raya dan mencukupi segala kebutuhan istrinya.
Ternyata alasannya macam-macam.
Ada yang agar biaya pernikahan dapat ditanggung bersama.
Ada yang agar memiliki tabungan bersama.

Pada suatu acara kumpul-kumpul dengan teman-teman, saya ceritakan
kisah Apsaras. Satu-satu saya menanyakan apakah ada diantara teman-teman
yang memiliki rekening bersama, antara dia dan suaminya.
Dari ber-6, semuanya menggeleng.
Salah seorang teman ada yang membuka rekening bersama adalah untuk
tujuan pekerjaan, karena kebetulan teman saya dan suaminya membuka
perusahaan.
Kami bercanda ke salah satu teman yang kebetulan ibu rumah tangga
dan tidak bekerja serta suaminya menurut kami kaya raya.
“Harusnya kamu tuh yang punya rekening bersama”.
Ternyata teman saya menyangkal, karena suaminya tidak berkenan membuka
rekening bersama.
Teman saya ini mempunyai beberapa rekening, untuk kebutuhan keluarga
dan anak-anak, yang secara teknis dia mengajukan anggaran selama
satu tahun ke depan.

Jadi sebetulnya apa tujuan rekening bersama?
Menurut saya, sebagai perempuan bekerja, sebaiknya tidak perlu membuka
rekening bersama suami.
Kalau misalnya gaji istri lebih besar daripada suami, rasanya tidak pas
kalau salah satu fihak memanfaatkan yang lainnya.
Supaya tidak terjadi kasus, suami ternyata menikah lagi dan membiayai
segala kebutuhan hidup barunya dari rekening bersama yang dibuat bersama
istri tuanya.
Kalau misalnya ada biaya yang ditanggung bersama, yaaa sudah bagi dua.
Salah satu pihak mentransfer ke pihak lain, dan pakailan salah satu
rekening tersebut untuk mengurus keperluan bersama tadi.
Rasanya lebih fair.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.